Wapres: Mudik 2018 Lebih Terkendali

Pembangunan infrastruktur ikut mempengaruhi

  • Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf
    Wakil Presiden Jusuf Kalla. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf

    JAKARTA – Guna memastikan keamanan dan kenyamanan mudik Lebaran 2018, pemerintah dan pihak terkait mengupayakan beberapa perubahan yang sepenuturan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Pertama, liburan panjang sehingga yang mudik itu punya kesempatan,” ujar Wapres di Istana Wapres Jakarta,Kamis (21/6) seperti dilansir Antara.

    Libur Lebaran 2018 memang jauh lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya. Total cuti bersama yang diberikan adalah sebanyak 7 hari, yaitu pada tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni. Jumlah cuti bersama tersebut telah mengalami revisi dari yang sebelumnya sebanyak 4 hari menjadi 7 hari.

    Wapres mengatakan, perubahan kedua adalah masifnya pembangunan infrastruktur. Dalam tiga tahun terakhir, pembangunan infrastruktur memang jauh berkembang. Pembangunan jalan dan jembatan baru untuk membuka keterisolasian dan menurunkan biaya logistik salah satunya.

    Pada tahun 2019, pemerintah menargetkan pembangunan jalan dan jembatan untuk mengatasi keterisolasian sepanjang 2.600 kilometer. Pembangunan tersebut berfokus di wilayah timur Indonesia. Tercatat hingga tahun 2017, pemerintah telah berhasil membangun jalan sepanjang 2.623 kilometer, yaitu di Trans Kalimantan, Trans Papua, jalan perbatasan Papua, Kalimantan dan NTT. Jumlah tersebut telah melebihi target yang ditetapkan.

    Selanjutnya, Wapres menilai mudik tahun ini lebih aman jika dilihat dari menurunnya angka kecelakaan. Operasi Ketupat 2018 yang digelar mulai Rabu (7/6) hingga Senin (18/6) menunjukkan kasus kecelakaan sebanyak 1.478 kasus atau turun 30% dibandingkan periode yang sama dalam operasi serupa pada 2017, yaitu sebanyak 2.110 kasus.

    Dari sejumlah kecelakaan tersebut, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan di jalan raya juga mengalami penurunan signifikan, yaitu hingga 59% dibanding tahun lalu.

    “Hingga H+3 Lebaran sebanyak 333 orang atau turun 59% dibandingkan periode yang sama tahun 2017, yakni 815 orang,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) Brigadir Jenderal Pol Mohammad Iqal. (Elisabet Hasibuan)