Satpol Air NTT Tangani 13 Kasus Setengah Tahun Ini

Kasus terakhir terkait keimigrasian

  • Ilustrasi Satuan Polisi Air. ANTARA FOTO/M N Kanwa
    Ilustrasi Satuan Polisi Air. ANTARA FOTO/M N Kanwa

    KUPANG – Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTT mencatat, setidaknya ada 13 kasus dengan jenis berbeda ditangani selama Januari hingga Juni 2018.

    “Ada 13 kasus yang kami tangani seluruh dan sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTT untuk diteliti,” kata Kepala Subdit Penegakkan Hukum Polisi Perairan Polda NTT AKBP Wahyudi di Kupang, Sabtu (23/6), seperti diutip dari Antara.

    Hal ini disampaikan saat Polda NTT merilis berbagai kasus pidana yang ditangani oleh Direktorat Kepolisian Perairan Polda NTT selama setengah tahun ini atau enam bulan pertama 2018.

    Wahyudi mengatakan, dari total kasus tersebut, terdapat lima perkara terkait bidang perikanan yang sudah dinyatakan lengkap atau P-21. Dan satu perkara dilimpahkan ke DKP Kabubapetn Flores Timur karena berkaitan dengan nelayan kecil.

    Selain itu, ada satu kasus yang dilimpahkan ke DKP Provinsi NTT karena terkait pelanggaran administrasi. Perkara lainnya terkait pelanggaran pelayaran, dilimpahkan ke kesyahbandaran Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

    “Terkait pidana umum ada satu perkara sudah P-21, dan satu perkara lagi dalam proses penyidikan,” tambah Wahyudi.

    Kemudian kasus terakhir yang ditangani yakni kasus dugaan penyelundupan orang asing berkewarganegaraan China, yang terdampar di perairan Kabupaten Kupang pada 14 Juni lalu.

    “Kasus ini masih dalam penanganan kami dan Satgas Penyelundupan orang Polda NTT. Namun untuk ketujuh WNA itu sudah kami serahkan ke Imigrasi untuk ditangani lebih lanjut,” tukas Wahyudi. (Zsazya Senorita)