Ratusan 'Kartini' Kibarkan Merah-Putih di Laut Situbondo

Peringatan Hari Kartini semarak di seantero Indonesia

  • Ilustrasi penyelam mengibarkan bendera Merah Putih. Antara Foto
    Ilustrasi penyelam mengibarkan bendera Merah Putih. Antara Foto

    SITUBONDO -Peringatan Hari Kartini dilakukan di banyak tempat dengan semarak. Salah satunya yang berbeda, ada di  Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.  Sebanyak 214 penyelam perempuan mengibarkan Bendera Merah Putih di dasar laut Wisata Bahari Pasir Putih itu.

    "Pantai Wisata Bahari Pasir Putih, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan dipilih menjadi lokasi kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih memperingati Hari Kartini 2018, karena mayoritas penyelam perempuan ada di Surabaya, dan untuk mengumpulkan penyelam wanita tidak mudah," kata Aspotmar Kasal, Laksamana Muda Edi Sucipto usai Kegiatan Upacara Dive Kartini 214 Tahun 2018 Pramuka Bahari Lantamal V Surabaya di Situbondo, Sabtu (21/4).

    Selain kegiatan Dive Kartini 2018 mengibarkan Bendera Merah Putih di dasar laut, penyelam juga menancapkan prasasti di dasar laut yang bertuliskan "Dive Kartini 214 Penyelam Wanita".

    Para perempuan penyelam pengibar bendera tidak seluruhnya dari Lantamal V Surabaya. Mereka berasal dari banyak instansi. Ada yang dari komunitas penyelam lainnya seperti Possi Surabaya, Possi Malang, Possi Gresik, Poltek KP Sidoarjo, Komunitas selam Yogyakarta dari Kowal. Juga ada yang berasal dari Polwan, dan Pramuka serta komunitas lainnya.

    Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan mempunyai panjang pantai 91.000 km,  harus pula memiliki spot-spot penyelam yang sangat luar biasa. Dan, penyelam ini adalah kekayaan Indonesia juga. "Oleh karena itu, kegiatan ini sebagai langkah awal bagi bangsa Indonesia bahwa olahraga penyelaman harus semakin berkembang di Indonesia," katanya.

    Sementara Zefabi Adityasari, salah seorang peserta dari Saka Bhayangkara Polsek Mangaran, Situbondo mengaku bangga dan senang bisa mengikuti kegiatan Dive Kartini 2018. "Alhamdulillah tidak ada kendala saat pelaksanaan pengibaran bendera, karena semua penyelam sehari sebelumnya latihan terlebih dahulu," tuturnya.

    Sosialisasi Keamanan Berkendara
    Di provinsi yang sama, Polisi wanita (Polwan) dari Polres Sampang, Jawa Timur memperingati Hari Kartini dengan membagi-bagikan helm standar dan tempat duduk anak kepada para pengemudi kendaraan bermotor di wilayah itu, Sabtu.

    Aksi bagi-bagi helm standar dan tempat duduk anak ini digelar di sepanjang Jalan Trunojo, Kota Sampang.

    "Selain dalam rangka memperingati Hari Kartini, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mensosialisasikan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat di Kabupaten Sampang ini," ujar anggota Polwan Polres Sampang Brigadir Fitri Artawati.

    Para anggota polisi wanita yang berpakaian kebaya, mencegat satu persatu pengendara sepeda motor yang melintas di jalur lalu lintas di Jalan Trunojoyo Kota Sampang itu. Mereka mengingatkan akan pentingnya memperhatikan keselamatan berkendaraan di jalan raya. Terhadap pengendara roda dua yang tidak memasang tali helm, diminta untuk menguncinya.

    Kapolres Sampang AKBP Budhi Wardiman mengatakan, pihaknya sengaja memanfaatkan momentum Hari Kartini mensosialisasi keselamatan berkendaraan di jalan raya itu, dengan harapan agar bisa diperhatikan oleh masyarakat.

    "Makanya, petugas kita terjunkan polwan dengan menggunakan seragam kebaya ala Kartini dengan harapan, aksi yang kita lakukan ini benar-benar diperhatikan oleh masyarakat," ujarnya, menjelaskan.

    Di kesempatan berbeda, Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama para anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) menggelar peringatan Hari Kartini di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu. Acara tersebut juga dihadiri istri Wakil Presiden Ibu Hj Mufidah Jusuf Kalla.

    Peringatan Hari Kartini tersebut berlangsung mulai sekitar pukul 08.30 WIB di Halaman Belakang Gedung Induk Istana Bogor.  Agenda ini juga dihadiri  istri para anggota Kabinet Kerja,  istri sejumlah kepala daerah dan tokoh perempuan inspiratif.  Hadir juga Menlu Retno Marsudi, Menteri Lingkungan dan Kehutanan Siti Nurbaya dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Yohana Yembise.

    OASE Kabinet Kerja merupakan organisasi khusus gagasan Ibu Negara dan Ibu Wakil Presiden serta disepakati oleh para pendamping menteri Kabinet Kerja untuk turut mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja, yang sesuai dengan kapasitas sebagai para pendamping. Perkumpulan ini dibentuk tanggal 27 Oktober 2014, semenjak Jokowi dan Jusuf Kalla resmi dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. (Rikando Somba)