Polres Depok Siagakan Petugas Jaga Rumah Kosong

Banyak rumah warga ditinggalkan kosong

  • Petugas Polisi ssat melakukan patroli di perumahan mewah di Jakarta, beberpa waktu lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
    Petugas Polisi ssat melakukan patroli di perumahan mewah di Jakarta, beberpa waktu lalu. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    DEPOK – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Depok menegaskan, siap mengamankan serta melakukan pencegahan aksi kriminalitas pencurian di rumah kosong yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.

    "Saat ini kami tingkatkan lagi pengawasannya untuk mengantisipasi terjadinya pencurian di rumah yang ditinggal pemiliknya tersebut," kata Kapolresta Depok Komisaris Besar Polisi Didik Sugiarto seperti dikutip dari Antara, Selasa (12/6).

    Pengamanan rumah kosong ini, kata Didik, dilakukan lantaran banyak warga Depok meninggalkan rumah untuk berlebaran di kampung halamannya masing-masing. Kebanyakan, mereka meninggalkan rumahnya tanpa ditunggu oleh kerabat maupun orang yang dipercaya.

    "Pengamanan sudah kami lakukan sebelum arus mudik. Kami selalu berkoordinasi dalam pengamanan lingkungan dengan anggota TNI, agar kasus pencurian rumah kosong bisa dicegah," jelas dia.

    Dia jelaskan, saat ini pengamanan ini mudik melibatkan 588 personel TNI-Polri yang terdiri dari 150 personel Polres, 438 anggota TNI. Selain itu, kepolisian setempat juga menyiapkan lima Pos Pengamanan (Pospam) 24 jam yang siap berjaga.

    Pospam tersebut berada di Jalan Raya Bogor, Mc Donald Cibubur, Ramanda, Margonda dan Cinere Limo. Nantinya petugas melakukan pemantauan kelancaran ketertiban berlalu lintas, serta mengantisipasi kerawanan gangguan Kamtibmas.

    Hingga saat ini, kata dia, Polresta setempat belum meringkus komplotan spesialis pencurian rumah kosong. Selain itu, petugas keamanan akan melakukan pengembangan kasus pencurian rumah kosong agar bisa dicegah sedini mungkin.

    "Kami sudah ringkus kelompok pencuri rumah kosong, sedang kita kembangkan kasusnya," jelas dia.

    Akhir pekan lalu, Sabtu (9/6), Polresta menangkap tiga orang yang diduga spesialis pencuri rumah kosong di kawasan Bogor, Jawa Barat. Dari pemeriksaan sementara tersangka sudah mencuri di empat rumah kosong wilayah Cimanggis, Depok tersangka berhasil menggasak uang puluhan juta rupiah dan sejumlah dokumen berharga lainnya. Polisi masih mengejar pelaku lainnya yang merupakan bagian dari komplotan itu.

    Awal tahun 2018, Polsek Cimanggis, Depok menangkap dua pelaku pencurian di rumah warga yang kerap 'bergentayangan' di Tapos, Depok, Jawa Barat. Hasil penyelidikan pelaku pencuri AS alias Jali (20 tahun) dan BR (16) menjalankan aksinya lebih dari sekali.

    Kedua pelaku pencuri telah melakukan aksi serupa dan sering membobol rumah warga terutama rumah kosong.

    Untuk diketahui, kota Depok merupakan wilayah dengan luas 200,3 kilometer persegi. Selain itu, Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan kota ini memiliki 2.179.813 penduduk.

    Dalam periode 2016-107 tingkat kriminal di wilayah ini menurun sebanyak 19%. Tahun 2017 Polresta Depok mencatat terdapat 2.397 kasus pidana umum. Jumlah ini turun dari tahun 2016 yang mencapai 2.973 kasus.

    Secara umum, situasi Depok kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas secara normal. Hal itu karena permasalahan di Depok bisa dikelola dengan baik atas kerja sama TNI dan komponen masyarakat. (James Manullang)