Polisi Intai Fahri Albar Selama Tiga Bulan

Fachri mengkonsumsi narkoba jenis ganja mulai 2015 dan mengonsumsi sabu-sabu sejak setahun terakhir

  • ersangka kasus narkoba aktor Fachri Albar (kiri) dihadirkan saat rilis kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/2). Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus narkoba dengan mengamankan seorang tersangka bernama Fachri Albar serta barang bukti berupa 0,8 gram sabu, 13 tablet dumolit, 1 butir calmlet, dan alat hisap sabu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
    ersangka kasus narkoba aktor Fachri Albar (kiri) dihadirkan saat rilis kasus narkoba di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (14/2). Polres Metro Jakarta Selatan berhasil mengungkap kasus narkoba dengan mengamankan seorang tersangka bernama Fachri Albar serta barang bukti berupa 0,8 gram sabu, 13 tablet dumolit, 1 butir calmlet, dan alat hisap sabu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar, Mardiaz K Dwihananto mengatakan, Tim Satuan Tugas (Satgas) Narkoba telah membuntuti artis Fachri Albar selama tiga bulan sebelum diringkus terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. 

    Fahri ditangkap pagi tadi di kediamannya di Serenia Hills, Cirende, Jakarta Selatan. Putra dari penyanyi Rock Achmad Albar itu kini harus mendekam di balik jeruji Polres Jakarta Selatan.

    "Diawali laporan masyarakat melalui program aplikasi online kami sehingga tiga bulan lalu LP (laporan polisi) masuk hampir tiga bulan rekan-rekan buntuti dan profiling tersangka (Fachri)," kata Mardiaz seperti dikutip dari Antara, Rabu (14/2).

    Mardiaz melanjutkan, setelah mengintai pergerakan Fachri tersebut, petugas lalu mengetahui bahwa pemeran film Alexandria tersebut sering melakukan transaksi narkoba oleh orang yang tidak dikenal. Dari hasil penyelidikan tersebut polisi akhirnya melakukan penangkapan dan menyita barang bukti satu plastik klip sabu-sabu, tiga belas pil Dumolid, alat hisap sabu dan cangklong di kamar Fachri.

    "Hasil pemeriksaan sementara Fachri mengkonsumsi narkoba jenis ganja mulai 2015 dan sabu-sabu sejak setahun terakhir. Keterangan dia (Fachri) juga mengonsumsi Dumolid untuk menenangkan diri dan dia dalam proses rehabilitasi dari dokter," ucap Mardiaz.

    Saat penggerebekan, polisi disaksikan tiga petugas keamanan dan Fachri mengakui sabu-sabu yang ditemukan merupakan miliknya.

    Mardiaz menuturkan Fachri mengaku lupa penjual sabu-sabu itu karena sudah dibeli sejak beberapa bulan silam. Sementara itu berdasarkan hasil tes urine suami dari Maria Renata itu juga menunjukkan positif mengandung amphetamine dan methamphetamine, sehingga polisi menduga terkait dengan barang bukti yang ditemukan

    "Kami akan mendalami pengakuan Fachri yang sedang menjalani proses rehabilitasi dokter," pungkasnya.

    Sebelumnya, Petugas Polres Metro Jakarta Selatan menangkap artis Fachri Albar terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Mardiaz K Dwihananto membenarkan penangkapan tersebut.

    Mardiaz menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan Tim Satgas Narkoba Polres Jakarta Selatan, Rabu (14/2) pagi. Menurutnya petugas meringkus putra penyanyi Ahmad Albar itu di kediamannya kawasan Cirende, Jakarta Selatan.

    Selain menangkap Fachri, petugas menyita barang bukti berupa satu paket sabu, dua papan pil Dumolid, alat hisap sabu (bong), korek dan lintingan ganja.

    Di tahun 2007 lalu Fachri Albar sempat berurusan dengan penegak hukum lantaran narkoba. Saat itu petugas BNN menemukan narkoba jenis kokain di dalam kamarnya. Namun akhirnya Fachri bebas lantaran dinyatakan tidak terbukti mengonsumsi narkoba.

    Penangkapan Fachri Albar ini menambah deretan artis yang ditangkap terkait penyalahgunaan narkotika. Dalam catatan Validnews, sebelumnya petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya meringkus artis Tio Pakusadewo terkait dugaan penyalahgunaan narkoba di rumahnya di Jalan Ampera I, Jakarta Selatan pada Selasa (19/12). Artis senior ini ditangkap usai mengkonsumsi narkotika jenis metamfetamin (sabu).  (Benny Silalahi)