PLN Siap Hadapi Kebutuhan Listrik Untuk Lebaran

PLN siagakan ratusan personel demi menjaga keandalan pasokan listrik pada perayaan Idul Fitri 1439 H

  • Pekerja menyelesaikan pemasangan jaringan listrik milik PLN di Jakarta, Rabu (6/6). PLN akan menyiagakan 20 ribu personel yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjaga keamanan pasokan listrik saat Lebaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/18.
    Pekerja menyelesaikan pemasangan jaringan listrik milik PLN di Jakarta, Rabu (6/6). PLN akan menyiagakan 20 ribu personel yang tersebar di seluruh Indonesia untuk menjaga keamanan pasokan listrik saat Lebaran. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/18.

    PEKANBARU – PT PLN (Persero) sudah bersiap menghadapi datangnya hari raya lebaran. Salah satunya terlihat dari kesiapan PLN wilayah Riau dan Kepulauan Riau yang sudah menyiagakan sebanyak 786 personel teknis untuk menjaga layanan listrik kepada pelanggan selama libur Idul Fitri 1439 Hijriah.

    “Penyiagaan 786 personel ini dalam rangka mengamankan pasokan listrik menyambut hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah. Selama cuti bersama, PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau siapkan regu teknisi sebanyak 786 personel lengkap dengan armada dan alat kerjanya di 21 rayon,” ujar General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Irwansyah Putra di Pekanbaru, Rabu (13/6), dikutip dari Antara.

    Ratusan personel yang sudah dipersiapkan PLN wilayah Riau itu akan menjaga penyulang 20 kilovolt (kV) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) 380/220 Volt agar tetap mengalirkan energi listrik dari Gardu Induk ke pelanggan selama libur lebaran.

    Irwan menegaskan, pegawai PLN berkomitmen untuk selalu siap siaga di posko untuk mengamankan kelistrikan agar masyarakat dan pemudik dapat dengan nyaman mudiknya, baik di perjalanan maupun di rumah, atau di tempat keramaian lainnya.

    Selain itu, ia mengatakan kondisi pasokan listrik di Riau masih berada di level aman dan tidak ada pekerjaan untuk pemeliharaan yang direncanakan, baik dari mesin pembangkit, transmisi 150kV dan penyulang 20 kV sejak H-5 hingga H+7 Idul Fitri 1439 Hijriah.

    Di hari pertama cuti lebaran dua hari yang lalu, beban puncak di Riau sebesar 451 megawatt (MW) pada pagi hari dan pada malam hari sebesar 596 MW. Kondisi itu jauh membaik bila dibandingkan pada 9 Juni 2018 saat beban puncak malam hari sebesar 598 MW. Beban puncak tertinggi yang pernah terjadi adalah sebesar 616 MW.

    Menurut Irwansyah, penurunan beban puncak di Riau ini sendiri juga cukup menguntungkan PLN wilayah Riau karena cadangan daya yang dimiliki saat ini mengalami kenaikan sebesar 214 MW.

    Besaran daya yang disalurkan ke pelanggan didukung dengan sistem kelistrikan Riau yang memiliki 13 Gardu Induk 150 kV berkapasitas 1211.5 MVA, dan dengan 122 penyulang tersebar di tiga area kerja dari Pekanbaru, Dumai dan Rengat untuk menjangkau sekitar 1.535.608 pelanggan.

    Di wilayah Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur, PLN juga mengambil langkah serupa untuk menghadapi libur lebaran. BUMN ini menyiagakan 2.000 petugas selama libur lebaran dan tersebar di 113 rayon untuk mengamankan pasokan listrik.

     

    Baca Juga:

     

    Sementara di Manado, Sulawesi Utara, PLN juga menggelar pasukan apel siaga Lebaran 1439 Hijriah tahun 2018 guna menjamin ketersediaan listrik bagi masyarakat.

    "Hal ini dilakukan untuk mengamankan perayaan idul Fitri tahun 2018 di Area Manado," kata Manajer PLN Area Manado Kuswantono di Manado, Rabu (13/6), dikutip dari Antara.

    Kuswantono memastikan tidak akan ada pemadaman listrik di 11 unit dan 21 sub rayon yang berada di wilayahnya. Sebanyak 100 petugas berjaga secara bergiliran untuk memastikan keandalan pasokan listrik.

    PLN Area Manado sudah melakukan langkah antisipasi dengan pemeliharaan jaringan, misalnya pemangkasan pohon, untuk menyambut Lebaran kali ini. Pemangkasan merupakan upaya preventif PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik menjelang Lebaran.

    Hal ini karena sebagian besar gangguan penyebab padamnya aliran listrik, katanya lagi, akibat pohon yang menyentuh jaringan. Gesekan pohon dan kabel listrik menyebabkan terjadinya pemadaman.

    PLN menghimbau pelanggan untuk menghubungi saluran resmi Contact Center PLN 123, Facebook PLN 123, dan Twitter @pln_123 atau mengakses PLN MOBILE yang bisa diunduh melalui Playstore dan App Store apabila ingin menyampaikan pengaduan atau pertanyaan mengenai layanan yang diberikan. (Mahatma D Putra)