Okupansi Kapal Mudik Gratis Capai 90%

Okupansi mudik gratis menggunakan moda kapal laut yang diadakan Kementerian Perhubungan mencapai 90% dari total kuota sebanyak 30 ribu kursi

  • Ratusan kendaraan pemudik mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (9/6). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
    Ratusan kendaraan pemudik mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu (9/6). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    SEMARANG – Program mudik gratis menggunakan moda kapal laut yang digelar Kementerian Perhubungan semakin diminati. Tahun ini, jumlah kursi yang tersedia hampir seluruhnya terisi. Padahal pada pelaksanaan tahun sebelumnya, tak sampai setengah kuota yang disediakan dimanfaatkan masyarakat.

    "Dari 30 ribu kuota pemudik yang disiapkan, okupansinya mencapai 90%," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menyambut kedatangan pemudik kapal laut di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (13/6), dikutip dari Antara.

    Jumlah tersebut, lanjut Menteri Budi, lebih tinggi dibanding keterisian pada tahun lalu yang mencapai 40%.

    Animo masyarakat untuk kembali menggunakan kapal laut untuk mudik ke kampung halaman pun diyakini bakal terulang. Pasalnya, para pemudik kapal laut yang ditemui Menteri Perhubungan mengaku bersedia untuk mudik dengan menggunakan kapal laut pada Lebaran tahun depan.

    Oleh karena itu, Budi Karya meminta pemudik membentuk kelompok-kelompok yang nantinya akan ikut dalam mudik gratis ini.

    Pada arus mudik tahun depan, lanjutnya, Kementerian Perhubungan berencana menambah jumlah kuota tersebut hingga tiga kali lipat, tergantung jumlah kapal.

    Pemberian layanan mudik gratis ini, lanjut dia, ke depan akan diikuti dengan perbaikan layanan publik. Salah satunya dengan meningkatkan layanan transportasi bus.

    "Bisa berdaya kalau efisien, fleksibel dan diminati," katanya.

    Sementara itu, sebanyak 1.497 penumpang mudik gratis program Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tiba di Pelabuhan Baubau, Sulawesi Tenggara, kapal milik PT Pelni KM Dorolanda, Selasa malam.

    Jumlah pemudik dari pelabuhan Makassar (Sulsel)  terdiri dari mahasiswa dan penumpang umum lainnya yang difasilitasi dua perusahaan BUMN, yakni PT Jasa Raharja sebanyak 500 orang dan PT Pertamina (Persero) berjumlah 997.

    Pejabat Wali Kota Baubau, Hado Hasina, menjelaskan peserta mudik gratis yang bertolak dari Makassar dan dilepas Gubernur Sulsel serta diterima pihaknya itu sebagai salah satu wujud perhatian terhadap teman-teman mahasiswa dan pemudik lainnya.

    Menurut Hado, program mudik gratis tersebut merupakan salah satu peran BUMN membantu masyarakat dalam melaksanakan mudik Lebaran.

    "Jadi kolaborasi, kemitraan dan kebersamaan itu penting sehingga menggandeng perusahaan BUMN," katanya.

    Lanjut Hado, program mudik gratis BUMN itu tidak hanya menggunakan transportasi laut, ada juga jalur darat yang menggunakan bus di daerah Jawa.

    "Harapan kita setiap tahun program ini bisa terus dihidupkan untuk memfasilitasi masyarakat dalam mudik gratis," ujarnya.

    Sementara, Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Kapten Akhmad Sadikin mengatakan, jumlah penumpang tiba melalui kapal KM Dorolonda sebanyak 2.917 orang, sebagian besar di antaranya adalah para penumpang mudik gratis.

    "Jadi KM Dorolonda ini mulai dari Jakarta-Surabaya-Makassar dan Baubau. Untuk penumpang mudik gratis yang tiba di Baubau asal pelabuhan Makassar. Jadi berbeda-beda," ujarnya.

    Akhmad menerangkan bahwa program mudik gratis BUMN 2018 itu melibatkan 23 perusahaan seluruh Indonesia yang bersinergi mengadakan program gratis kepada para penumpang. Untuk mendapatkan tiket mudik gratis, lanjutnya, ketentuan yang diminta terhadap calon pemudik adalah menyerahkan KTP dan KK untuk identitas asuransi selama perjalanan.   

     

    Baca Juga:

     

    Sebelumnya, PT Pelindo IV memberangkatkan pemudik gratis yang berjumlah 490 orang penumpang dari pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulses), menuju Kota Parepare dan Bulukamba, serta sejumlah kabupaten di sekitarnya pada Selasa (12/6).

    "Mudik gratis ini dilakukan untuk meringankan beban penumpang kapal laut yang tiba di pelabuhan guna melanjutkan perjalanan melalui jalur darat ke kampung halaman mereka di Sulsel," kata Direktur Utama PT Pelindo IV Aris Tunru di Makassar.

    Ia mengatakan dari lima hari program pelaksanaan mudik gratis ini, sebanyak 13 bus dan lima city car jenis Toyota Avanza dan Innova digunakan untuk membantu pemudik ke rumah masing-masing agar bisa berlebaran bersama keluarga mereka.

    Sebelumnya, pelepasan peserta mudik gratis dihadiri oleh Dirjen Perhubungan Laut Agus H Purnomo bersama Direktur Utama PT Pelindo IV Aris Tunru, Direktur Operasi PT Pelindo IV Riman S Duyo, Kepala Syahbandar Utama, dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, PT Pelindo IV menargetkan ada 1.500 pemudik gratis yang tersebar di delapan cabang, yaitu Makassar, Balikpapan, Samarinda, Ambon, Sorong, Kendari, Parepare dan Tarakan. (Dimas Satrio, Fin Harini)