Libur Imlek, Tiket KA Keberangkatan Jakarta Hampir Ludes

Volume penumpang KA reguler pemberangkatan dari Jakarta mulai Rabu (14/2) hingga Minggu (18/2) diprediksi mencapai 124.449 orang, naik 13,5% dibanding libur Imlek 2017

  • Calon penumpang bersiap menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.
    Calon penumpang bersiap menaiki kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja.

    JAKARTA – Seluruh tiket Kereta Api (KA) pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir untuk libur panjang Tahun Baru Imlek 2018 hampir ludes terjual. Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengoperasikan delapan KA tambahan selama libur Imlek.

    Dalam keterangan tertulis, Senior Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo, Rabu (14/2) menjelaskan, tiket seluruh perjalanan KA pemberangkatan Stasiun Pasar Senen untuk hari Kamis (15/2) dan Jumat (16/1) sebagian besar telah habis terjual.

    Di antaranya, KA Matarmaja tujuan Malang, KA Gaya Baru Malam Selatan tujuan Surabaya Gubeng, KA Brantas tujuan Blitas, KA Begawan tujuan Purwosari, KA Ketajaya tujuan Surabaya Pasar Turi, dan KA Progo tujuan Lempuyangan.

    “Hanya KA Tawang jaya tujuan Semarang Poncol, KA Kutojaya tujuan Kutoarjo, dan KA Gumarang tujuan Surabaya Pasar Turi yang masih tersedia untuk pemberangkatan pada hari Jumat (16/2). Itupun hanya tersisa sekitar 20%,” imbuh Edy.

    Hal serupa juga terjadi untuk KA pemberangkatan Stasiun Gambir. Tiket 28 KA reguler pemberangkatan Kamis (15/2) hampir habis terjual. Dengan sisa tiket dua KA yang masih tersedia, yakni KA Argo Parahyangan dan KA Argo Jati.

    "KA keberangkatan dari Stasiun Gambir perjalanan hari Kamis (15/2) telah mencapai volume 100%, hanya KA Argo Parahyangan tujuan Bandung dan KA Argo Jati pemberangkatan pagi hari yang masih tersedia," kata Edy.

    Sedangkan untuk pemberangkatan Jumat (16/2), KA Argo Muria, KA Argo Sindoro tujuan Semarang, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu tujuan Solo, KA Argo Anggrek Pagi tujuan Surabaya Pasar Turi, KA Taksaka Pagi tujuan Yogyakarta, KA Argo Parahyangan tujuan Bandung pemberangkatan pagi juga telah mencapai volume 100%.

    Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2018, pihaknya mengoperasikan delapan KA tambahan.

    "Untuk Tahun Baru Imlek 2018 yang jatuh pada Jumat (16/2), PT KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 53 KA reguler, yang terdiri 28 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Gambir dan 25 KA Reguler pemberangkatan Stasiun Pasar Senen, serta delapan KA Tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir," kata Senior Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo seperti dikutip Antara, Rabu (14/2).

    Kereta-kereta tambahan tersebut terdiri dari, empat KA Argo Parahyangan tujuan Bandung, KA Argo Dwipangga Fakultatif dan KA Argo Lawu Fakultatif tujuan Solo, KA Argo Jati Tambahan dan KA Cirebon Ekspres Fakultatif tujuan Cirebon.

    PT KAI Daop 1 Jakarta setidaknya telah menyiapkan 30.948 tempat duduk untuk KA reguler. Dengan rincian, 18.452 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, dan 12.496 tempat duduk untuk KA reguler pemberangkatan dari Stasiun Gambir. Serta 3.440 tempat duduk untuk KA Tambahan.

    Dari data yang dihimpun PT KAI, total volume penumpang pemberangkatan dari Jakarta mulai Rabu (14/2) hingga Minggu (18/2) ada sebanyak 124.449 penumpang. Dengan rincian 71.488 penumpang yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 52.961 penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir.

    Jumlah tersebut meningkat 13.5% jika dibandingkan dengan total volume penumpang pada libur Tahun Baru Imlek 2017 yang berjumlah 109.578 penumpang.

    Dan volume tertinggi pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen terjadi pada hari Kamis (15/2) dengan jumlah 18.314 penumpang. Menurun 1,2% dibandingkan dengan 2017 sebanyak 18.535 penumpang.

    Sedangkan untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir pada tahun ini jumlah penumpang mencapai 15.460 orang. Naik 13% jika dibandingkan dengan tahun 2017 sebanyak 13.679 penumpang.

    "Data sisa tempat duduk akan selalu berubah dalam hitungan detik, dikarenakan telah menggunakan sistem online tikecting. Pengguna jasa KA bisa melihat ketersediaan tempat duduk langsung melalui aplikasi KAI Access, website tiket.kereta-api.co.id atau melalui chanel-chanel eksternal lainnya," papar Edy.

    Tak lupa ia menghimbau pengguna jasa KA, agar menghindari pembelian tiket dari penawaran jasa perorangan yang akan merugikan konsumen.

    “Pastikan reservasi melalui agen atau chanel-chanel resmi yang bekerja sama dengan PT KAI,” pungkasnya. (Zsazya Seorita)