Jelang Lebaran, Pengiriman Pempek Palembang Melalui PT Pos Melonjak

Di Kantor Pos Palembang, sejak sepekan terakhir pengiriman paket pempek ke berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera naik tinggi mencapai ratusan kilogram per hari. Diprediksi hingga H-2 Lebaran total pengiriman mencapai empat ton

  • Sejumlah Petugas PT Pos memverifikasi paket kiriman pempek ke seluruh Indonesia di Kantor Pos Merdeka Palembang, Sumsel, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/Yahanan Sulam
    Sejumlah Petugas PT Pos memverifikasi paket kiriman pempek ke seluruh Indonesia di Kantor Pos Merdeka Palembang, Sumsel, beberapa waktu lalu. ANTARA FOTO/Yahanan Sulam

    PALEMBANG – Permintaan pempek, makanan khas Kota Palembang, Sumatra Selatan, jelang Lebaran semakin tinggi. Hal ini pun membuat Kantor Pos kota setempat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah/2018 kebanjiran pesanan pengiriman.

    Pengiriman paket pempek ke berbagai daerah terutama Pulau Jawa dan Sumatra sejak sepekan terakhir naik tinggi mencapai ratusan kilogram per hari. “Diprediksi hingga batas terakhir pengiriman paket ekspres dua hari menjelang Lebaran (H-2) total pengiriman mencapai empat ton,” kata petugas Kantor Pos Palembang Suryanto di Palembang, Rabu (13/6) seperti dilansir Antara.

    Meningkatnya pengiriman paket sejak awal Ramadan 1439 Hijriah tahun ini, membuat penyedia layanan pengiriman paket, PT Pos Indonesia di Kota Palembang, membatasi waktu pengiriman paket di H-4 lebaran atau di tanggal 11 Juni guna mengurai kepadatan dan ketepatan waktu pengirimannya.

    Pengiriman paket masih didominasi kuliner pempek yang memiliki daya tahan tidak lama. Pengiriman kuliner itu pun mengalami lonjakan kenaikan 10 hingga 20% dari tahun sebelumnya.

    Selain paket makanan khas daerah tersebut, PT Pos Indonesia juga banyak menerima pengiriman sepeda motor dan beberapa barang lainnya untuk keperluan merayakan hari besar keagamaan umat muslim itu.

    Untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang memanfaatkan jasa perusahaan milik negara ini, pihaknya siap bekerja lembur agar barang yang dipercayakan pengirimannya melalui Pos bisa sampai sebelum Hari Raya Idul Fitri yang diperkirakan jatuh pada 15 Juni 2018.

    Selain melalui Kantor Pos jaringan PT Pos Indonesia, peningkatan pengiriman paket barang terutama berupa makanan dan pakaian juga terjadi pada perusahaan jasa ekspedisi/kargo lainnya. Direktur PT Tiga Paket Express (3 PEX) Kargo dan Kurir Palembang Andriansyah menuturkan, terhitung sejak 7 Juni 2018 mulai terjadi peningkatan permintaan pelayanan jasa pengiriman paket barang, sekitar 40% dari kondisi normal.

    "Permintaan pengiriman barang itu dominan tujuan ke Pulau Jawa terutama Jakarta, Bandung dan Surabaya, begitu juga paket yang masuk untuk didistribusikan ke dalam Kota Palembang dan beberapa kota wilayah Sumsel lainnya juga dominan dari sejumlah kota tersebut," ujarnya.

    Tingginya permintaan pengiriman barang sudah diprediksi sebelumnya karena berdasarkan pengalaman setiap tahun menjelang Lebaran selalu terjadi lonjakan permintaan pengiriman terutama berbagai jenis barang kebutuhan hari besar keagamaan umat Islam itu.

    Untuk mengatasi peningkatan permintaan jasa pengiriman barang tersebut, pihaknya melakukan upaya penambahan beberapa unit armada dan mengoptimalkan personel serta jaringan pelayanan yang telah dibangun selama ini.

    Dengan berbagai upaya tersebut, sejauh ini pihaknya dapat melayani pengguna jasa pengiriman paket dokumen dan barang dengan baik, dan mampu melayani berapapun permintaan pengiriman dari masyarakat dan tujuan ke daerah mana saja, ujar Aan.

    Mengenai ongkos kirim, dia menambahkan, sebagai gambaran PT 3 PEX Kargo dan Kurir menetapkan dua pilihan tarif untuk pengiriman paket barang maupun dokumen ke Jakarta secara kilat (satu hari sampai) Rp15.500/kilogram dan pengiriman biasa (tiga hari sampai) Rp12.000/kg. (Faisal Rachman)