Jalanan di Jakarta Mulai Sepi, Ganjil-Genap Ditiadakan

Meniadakan ganjil-genap juga terjadi di jalan tol yang menuju Jakarta

  • Sejumlah kendaraan roda empat melintas masuk ke gerbang tol Bekasi Barat 1 di Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3). Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberlakukan sistem ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta mulai Senin (12/3) pukul 06.00 - 09.00 WIB setiap hari Senin -Jumat. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf
    Sejumlah kendaraan roda empat melintas masuk ke gerbang tol Bekasi Barat 1 di Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/3). Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) memberlakukan sistem ganjil genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta mulai Senin (12/3) pukul 06.00 - 09.00 WIB setiap hari Senin -Jumat. ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf

    JAKARTA – Jalan-jalan protokol di Kota Jakarta, mulai terlihat sepi karena telah ditinggal sebagian penduduknya mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah ke kampung halamannya. Sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Sudirman tidak ada kemacetan seperti hari biasa yang hampir tiap hari macet.

    Sedangkan arah sebaliknya (dari Jl Sudirman ke Jl MH Thamrin) ada kemacetan dari Patung Sudirman hingga Bundaran Hotel Indonesia karena terhalang antrean mobil yang masuk ke pusat perbelanjaan Grand Indonesia. Pihak Kepolisian Metro Jakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta,  telah menghapus sistem ganjil-genap yang diberlakukan di sepanjang Jl Merdeka Barat- Jl MH Thamrin, Jl Sudirman tersebut.

    Wakil Kepala Dishub DKI Sigit Wijatmoko mengatakan, tidak diberlakukannya kebijakan tersebut sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 164 Tahun 2016 tentang Pembatasan Lalu Lintas Dengan Sistem Ganjil Genap.

    "Dalam Pasal 3 ayat 2 Pergub itu tertulis pembatasan lalu lintas sebagaimana dimaksud tidak diberlakukan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden (Keppres)," ujar Sigit seperti dilansir Antara, Rabu (13/6).

    Dia menuturkan tidak diberlakukannya kebijakan ganjil-genap tersebut juga mengacu pada Keppres Nomor 13 Tahun 2018 tentang Cuti Bersama. Selain itu, peniadaan kebijakan ganjil-genap tersebut dilakukan mengingat jumlah volume kendaraan di wilayah DKI Jakarta selama libur Lebaran berkurang dari keadaan biasa.

    Lebih lanjut, dia mengungkapkan keputusan untuk tidak memberlakukan kebijakan ganjil-genap itu juga dilakukan karena sebagian besar petugas Dishub DKI dikerahkan untuk mengamankan arus mudik.

    Selain di jalan protokol ibu kota, kebijakan ganjil-genap juga tidak berlaku di pintu Tol Bekasi (Barat dan Timur), Cibubur, Kunciran, Tangerang dan Karawaci. Kebijakan ini berlaku selama masa cuti bersama Lebaran yaitu tanggal 11-14 Juni dan 18-20 Juni 2018.

    Kepala Bagian Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Budi Rahardjo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (9/6), menjelaskan sesuai dengan payung hukum kebijakan tersebut yaitu Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2018 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 36 Tahun 2018 disebutkan bahwa kebijakan tidak berlaku selama hari libur nasional.

    "Cuti bersama Lebaran 2018 merupakan hari libur resmi yang ditetapkan pemerintah melalui Keppres Nomor 13 Tahun 2018, dengan demikian dapat diperlakukan sama dengan hari libur nasional yang memungkinkan kebijakan ganjil genap sementara tidak berlaku," kata dia.

    Budi menuturkan kebijakan ganjil genap sebagaimana tersebut di atas merupakan bagian dari paket kebijakan penanganan kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek (ruas Bekasi-Jakarta), Tol Jagorawi (ruas Cibubur-Jakarta) serta Tol Jakarta-Tangerang yang dikeluarkan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan.

    Penerapan kebijakan yang dilakukan mulai 12 Maret 2018 di Tol Jakarta Cikampek menyusul kemudian Jagorawi dan Jakarta-Tangerang berlaku setiap Senin-Jumat pukul 06.00 - 09.00 WIB kecuali hari libur nasional.

    Selain kebijakan ganjil genap diberlakukan pula kebijakan pembatasan angkutan barang (gol III, IV, V) khusus untuk Tol Jakarta - Cikampek dan Tol Jakarta - Tangerang (Cikupa-Tomang). Sementara penerapan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) diberlakukan baik di Tol Jakarta - Cikampek (Bekasi - Jakarta), Tol Jagorawi (Bogor - Pasar Rebo) maupun Tol Jakarta - Tangerang (Tangerang - Kebon Jeruk).

    "Dengan demikian mengingat satu paket maka pemberlakuan kebijakan pembatasan angkutan barang (III, IV, V) serta pemberlakuan Lajur Khusus Angkutan Umum (LKAU) sebagaimana tersebut di atas juga tidak berlaku selama cuti bersama Lebaran," katanya. (Benny Silalahi)