Dishub Mulai Pasang Mesin Tapping Dalam Bus

Pemasangan mesin tapping dalam 100 unit bus dilakukan mulai 10 hingga 15 Januari 2018

  • Warga menggunakan kartu One Karcis One Trip (OK Otrip) di hari pertama ujicoba sistem untuk program OK Otrip di halte transjakarta Harmoni, Jakarta, Jumat (22/12). Sistem OK Trip nantinya akan mengintegrasikan seluruh moda transportasi publik massal, yaitu transjakarta, bus kecil dan angkutan kota, dengan dikenai biaya sebesar Rp5000 dan berlaku selama tiga jam sejak
    Warga menggunakan kartu One Karcis One Trip (OK Otrip) di hari pertama ujicoba sistem untuk program OK Otrip di halte transjakarta Harmoni, Jakarta, Jumat (22/12). Sistem OK Trip nantinya akan mengintegrasikan seluruh moda transportasi publik massal, yaitu transjakarta, bus kecil dan angkutan kota, dengan dikenai biaya sebesar Rp5000 dan berlaku selama tiga jam sejak

    JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memasang atau instalasi mesin tapping untuk kartu elektronik terhadap 100 unit bus berukuran sedang.

    Dilansir dari Antara, Jumat (12/1), Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan bahwa pemasangan mesin tapping kartu elektronik tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan salah satu program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam bidang transportasi, yaitu OK-OTrip.

    "Rencananya, bus-bus yang sudah dipasangi mesin tapping tersebut dijadwalkan akan mulai diuji coba pada 15 Januari 2018. Bus-bus yang sudah dilengkapi dengan mesin tapping itu dioperasikan untuk program OK-OTrip," ujar Andri.

    Lebih lanjut, dia menuturkan pengadaan atau pembelian mesin-mesin tapping tersebut saat ini sudah selesai, dan proses pemasangannya untuk bus-bus sedang dimulai pada 10 hingga 15 Januari 2018.

    Setelah dipasangi mesin tapping tersebut, nantinya bus hanya boleh berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di titik-titik yang sudah ditentukan dan dipasangi rambu-rambu.

    OK-Otrip merupakan program sistem pembayaran angkutan kota yang digagas Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi. Pembayaran angkutan umum menggunakan kartu dapat digunakan warga Jakarta untuk menaiki 69 angkutan bus kecil yakni angkot. Kartu Ok Otrip bisa didapat di halte transjakarta dan outlet-outlet yang bekerja sama.

    Untuk bus besar dan sedang, saldo dalam kartu Ok Otrip akan terpotong Rp3.500. Sedangkan, bus kecil (angkutan) saldo kartu akan terpotong Rp3000. Namun perjalanan selanjutnya warga hanya akan membayar sisa ongkos dari Rp5000 yang sudah ditentukan untuk perjalanan dalam kurun waktu tiga jam.

    Masa berlaku tarif Rp 5.000 ini hanya berlaku dalam 3 jam sekali perjalanan, dari waktu tap in pertama hingga tap in terakhir.

    Sementara itu, uji coba program One Karcis One Ticket (OK-Otrip) ini akan dilakukan selama tiga bulan, yakni dimulai pada 15 Januari hingga 15 April 2018. Program tersebut akan diuji coba terlebih dahulu di empat wilayah, antara lain Lebak Bulus, Warakas, Jelambar dan Duren Sawit. (Zsazya Senorita)