DPRD Desak Anggaran Renovasi 500 Sekolah Diprioritaskan

Koordinasi antara SKPD terkait dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta wajib dilakukan secara efektif untuk merealisasi renovasi ratusan sekolah yang rusak

  • Ilustrasi sekolah rusak. Validnews/Agung Natanael
    Ilustrasi sekolah rusak. Validnews/Agung Natanael

    JAKARTA – Renovasi 500 gedung sekolah didesak menjadi skala prioritas usulan yang harus diakomodir dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2018.

    Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Syahrial mengatakan, pemerintah daerah harus menyiapkan semua aspek penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM), termasuk renovasi 500 gedung sekolah yang tersebar hampir di seluruh wilayah Jakarta.

    Syahrial mengungkapkan, 500 gedung sekolah tersebut selama ini tidak pernah mendapat alokasi anggaran yang mumpuni di setiap pengesahan APBD. Karena itu, pihaknya mendorong agar renovasi gedung sekolah terakomodir dalam KUA-PPAS 2018.

    "Saya juga minta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (PAD) agar pelaksanaan renovasi sekolah dibarengi pengadaan mebeler," ujarnya, Senin (13/11).

    Ia menekankan, koordinasi antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dengan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta harus berjalan efektif untuk merealisasi renovasi ratusan sekolah tersebut.

    "Karena keputusan penganggaran ada di Bappeda. Saya kira perlu ada koordinasi yang baik," tandasnya.

    Dilansir dari situs resmi Pemprov DKI, sebanyak 2481 sekolah dasar (SD) yang berada di Jakarta, 158 diantaranya dalam kondisi rusak berat. Sementara di tingkatan sekolah menengah pertama (SMP), dari 1123 bangunan yang ada di Jakarta, 33 diantaranya rusak berat. Dua SMP bahkan dalam kondisi rusak total.

    Untuk sekolah menengah atas (SMA), jumlah yang mengalami kerusakan berat sebanyak delapan bangunan. Hampir sama, enam bangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) di DKI Jakarta mengalami kerusakan berat. Sementara satu bangunan SMK rusak total.

    Sebelumnya, Syahrial meminta Dinas Pendidikan (Disdik) merampungkan pengerjaan renovasi 221 gedung sekolah sebelum akhir tahun. Percepatan renovasi 221 gedung sekolah dengan rincian 119 renovasi berat dan 102 renovasi total dipandangnya penting dilakukan sebagai program prioritas.

    Sementara itu, Kepala Seksi Gedung Sekolah Disdik DKI Jakarta, Syaiful Hidayat menjelaskan, 221 gedung sekolah yang direnovasi tahun ini tersebar di lima wilayah kota dan satu kabupaten. Pembangunannya disebutkan Syaiful saat ini rata-rata telah mencapai 40—50%. (M Bachtiar Nur)