Anies Minta Transjakarta Tambah Armada Saat Asian Games

Hingga kini, armada Transjakarta yang beroperasi per harinya mencapai 1.300 bus

  • Sebuah halte Transjakarta dihiasi sosialisasi Asian Games 2018 di Jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
    Sebuah halte Transjakarta dihiasi sosialisasi Asian Games 2018 di Jalan MH Thamrin, Jakarta. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta PT Transjakarta menambah bus di seluruh koridor selama penyelenggaraan Asian Games 2018. Dengan tujuan mengurangi kemacetan akibat kendaraan pribadi warga yang ingin menonton pertandingan.

    "Saya sudah minta kepada pihak Transjakarta supaya menambah jumlah bus di seluruh koridor selama Asian Games 2018," kata Anies di Jakarta, Rabu (16/5), seperti dikutip dari Antara.

    Anies ingin, unit-unit bus tambahan disediakan khusus untuk mengantarkan warga ke sejumlah venue pertandingan. Dengan begitu, warga tidak perlu membawa kendaraan pribadi menuju tempat pertandingan Asian Games. Cara ini juga dinilai Anies akan mengurangi kemacetan saat ajang olahraga empat tahunan tersebut diselenggarakan di Jakarta.

    Untuk diketahui, berdasarkan penjelasan Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo, armada bus transjakarta yang beroperasi per harinya bertambah 42% pada tahun 2016. Dengan jumlah 1.056 bus dari 605 bus di tahun sebelumnya.

    “Kemudian bertambah lagi sebanyak 151 armada di tahun 2017. Hingga tahun ini, total bus beroperasi per harinya ada 1.300 armada,” kata Wibowo kepada Validnews beberapa waktu lalu.

    Sementara itu, progres penyelesaian sejumlah infrastruktur yang berkaitan dengan Asian Games hingga 4 Mei 2018 sudah hampir selesai. Progres infrastruktur dimaksud anatara lain, Velodrome 98,38%, Equestrian 92,14%, arena BMX 98,20% dan baseball 28,27%.

    Kemudian, perkembangan perbaikan 10 Gelanggang Olah Raga (GOR) sudah mencapai 100% dan pembangunan sarana transportasi light rail transit (LRT) mencapai 69,31%. (Zsazya Senorita)