Angka Kecelakaan Jalur Mudik Jawa Barat Menurun 42%

Polda Jawa Barat berharap ada penambahan rest area agar tidak terjadi penumpukan kendaraan

  •  Kendaraan pemudik memadati pintu tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/6). Pada H-3 Lebaran, arus mudik di tol Cipali terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/foc/18.
    Kendaraan pemudik memadati pintu tol Cipali Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Selasa (12/6). Pada H-3 Lebaran, arus mudik di tol Cipali terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/foc/18.

    BANDUNG – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menyatakan, angka kecelakaan di jalur mudik Jawa Barat lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu. Ia mencatat, terjadi penurunan sebanyak 42% dibanding arus mudik tahun 2017.

    “Kalau yang lalu 18 kejadian sekarang delapan kejadian, yang tahun lalu 13 meninggal dunia, sekarang empat meninggal dunia. Tetapi dua bukan di jalur mudik yakni di jalan pedesaan di Sukabumi dan di Bogor,” jelas Agung saat memantau arus mudik di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (12/6), seperti dikutip dari Antara.

    Lebih lanjut ia memaparkan, angka kriminalitas pada arus mudik kali ini pun cenderung turun. Berkat penjagaan kepolisian di tempat keramaian, jalur mudik, serta patroli di rumah-rumah yang ditinggalkan mudik. Patroli juga dilakukan secara gabungan dengan jajaran TNI

    “Gangguan kriminalitas turun 25%,” kata Kapolda Jabar.

    Selain itu, Agung juga berharap tempat peristirahatan (rest area) di Tol Cipali tahun depan diperbanyak. Agar penumpukan kendaraan dapat terhindar.

    “Tahun depan rest area ditambah jumlahnya. Fasilitasnya ditambah atau dilengkapi sehingga masyarakat bisa memilih rest area yang mana,” ujar Agung.

    Agung mengatakan, pada musim mudik lebaran 2018, tidak ada kemacetan menonjol di setiap ruas jalan yang dilewati pemudik. Terpantau, kepadatan hanya terjadi di rest area KM 87 Cipali pada Selasa subuh.

    Menurut pantauan Polda Jawa Barat, banyak masyarakat yang memilih berangkat ke kampung halaman pada waktu subuh karena dinilai bisa menghindari kemacetan. Terutama yang melewati jalur tengah yakni arah Subang, Majalengka, dan Cirebon.

    “Tadi pagi agak padat di KM 87 rest area Cipali karena semuanya ingin shalat subuh di. Kendaraan tidak tertampung karena memang jumlahnya yang banyak,” kata Agung.

    Namun, Agung mengaku berdasarkan catatan yang ia dapat, arus mudik di jalur utara, tengah, dan selatan Jawa Barat kali ini relatif lancar. Seluruhnya terpantau tidak terjadi macet total dan penumpukan kendaraan dalam waktu lama. (Zsazya Senorita)