Aksi Bule Naik Padmasana Pura Besakih Tuai Kecaman

Keamanan di Pura Besakih diharap dapat ditingkatkan

  • Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
    Pura Besakih yaitu Pura yang berada di kaki Gunung Agung, Karangasem, Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

    BALI - Calon Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta meminta aparat keamanan agar mengusut tuntas aksi seorang wisatawan yang melakukan syuting video dan berfoto di atas Padmasana (tempat suci) di Pura Gelap, kawasan Pura Agung Besakih baru-baru ini.

    "Saya minta keamanan di Pura Besakih harus ditingkatkan, demi menjaga kesucian pura tersebut," kata Sudikerta usai melakukan persembahyangan di Pura Besakih bersama masyarakat di Besakih, Kabupaten Karangasem, seperti dilansir Antara, Jumat (20/4).

    Sudikerta bersama tim langsung mengadakan rapat dengan seluruh unsur manajemen operasional, Bendesa (Ketua) Adat Besakih, para pecalang, serta seluruh unsur lainnya.

    Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Soal kasus video viral di media sosial tentang seorang bule (wisatawan asing) yang melakukan aksi naik di atas Padmasana, menjadi salah satu pembahasan rapat. Bahkan kasus ini dibahas dengan sangat serius.

    Di hadapan ratusan peserta yang hadir, Sudikerta meminta agar aparat keamanan untuk mengusut tuntas kasus video viral tersebut. Sebab, kata dia, itu telah melecehkan umat Hindu di Bali.

    Memperketat pengamanan serta memantau kondisi keamanan pura terbesar di Bali itu, diminta dapat dilakukan oleh para aparat keamanan. Supaya, lanjut dia, umat non-Hindu yang sedang berkunjung ke Pura Besakih tetap menghormati kesucian tempat ibadah umat setempat.

    Tak hanya aparat keamanan, tanggung jawab itu turut diminta Sudikerta dikoordinasikan dengan bendesa (ketua adat) setempat dalam melakukan upacara menyucikan kembali pura. Aksi wisatawan manacanegara atau bule igu dinilai telah menyebabkan "leteh" atau tercemar di pura terbesar di Bali.

    Video bule bernama Bernat ini tersebar secara meluas di media sosial dan menimbulkan kontroversi di kalangan umat Hindu di Bali. Kasus ini menyebar setelah screenshoot video itu tersebar di berbagai akun Instagram. Screenshot video tersebut diposting beberapa akun di media sosial Instagram (IG) dan akhirnya diketahui secara luas.

    Dalam video tersebut, tampak dua orang wisatawan mancanegara sedang berada di Pura Gelap Besakih. Seorang wisman terekam mengenakan selendang merah kuning, kemudian naik ke Palinggih Padmasana. Bule brewokan itu dengan gagahnya kemudian duduk di atas rong padmasana bak seorang raja.

    Aksi nekat tersebut diduga direkam oleh temannya. Belum diketahui pasti waktu pengambilan video tersebut. Namun video ini baru beredar luas pada Rabu (18/4) di media sosial.

    Sudikerta tak lain adalah peserta Pilkada Bali 2018. Pasangan nomor urut 1 merupakan lawan Suikerta yaitu I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace), mereka diusung oleh empat parpol peraih kursi di DPRD Provinsi Bali, yakni PDIP, Hanura, PAN, dan PKPI, serta didukung PKB dan PPP.

    Sedangkan pasangan nomor urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) diusung oleh empat partai peraih kursi di DPRD Provinsi Bali, yakni Golkar, Gerindra, Demokrat, dan Nasdem. Mereka juga didukung oleh PKS, PBB, dan Perindo. (Denisa Tristianty)