Ada Pengemis Kedapatan Bawa Emas dan Uang Puluhan Juta

Banyak pengemis yang sebenarnya memang memiliki banyak uang hanya dengan mengemis

  •  Seorang PMKS terjaring di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Minggu (12/11). PMKS ini kedapatan membawa puluhan juta rupiah. Dok Dinsos DKI Jakarta
    Seorang PMKS terjaring di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat, Minggu (12/11). PMKS ini kedapatan membawa puluhan juta rupiah. Dok Dinsos DKI Jakarta

    JAKARTA - Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat menjangkau seorang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kedapatan membawa emas dan uang sekitar Rp23 juta. Petugas menjaring PMKS tersebut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kramat Sentiong, Jakarta Pusat. Uang tersebut juga diduga berasal dari hasil mengemis.

    Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati mengatakan, dari PMKS tersebut petugas mendapatkan sejumlah emas, uang kertas sebesar Rp22.750.000 dan uang receh sebanyak Rp313.900. Total hasil berjumlah Rp23.063.900.

    "Pada saat itu kami sedang monitor PMKS jalanan di area JPO Kramat Sentiong, dan menyelamatkan seorang ibu, Sri (43) yang sedang mengemis di JPO tersebut," kata Susana Budi Susilowati melalui siaran pers yang diterima Validnews, Senin (13/11).

    Dia melanjutkan, penjangkauan dilakukan petugas yang tengah mengawasi di lokasi pada hari Minggu (12/11) kemarin. Saat itu menurutnya Sri sempat memberontak saat akan diperiksa petugas. Alhasil petugas berinisiatif membawa Sri ke panti sosial untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

    Kini pengemis tersebut sudah dibawa ke Panti Bangun Daya 1 Kedoya, Jakarta Barat. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti yang didapat dari pengemis tersebut.

    "Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberi dalam bentuk apapun kepada pengemis. Masyarakat bisa salurkan bantuan kepada lembaga yang terpercaya," tegas Susana.

    Kepala Seksi Humas Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda mengatakan, hingga Senin siang pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap Sri. Tujuannya untuk mengetahui domisili dan keberadaan keluarga PMKS tersebut.

    Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui uang puluhan juta rupiah tersebut didapat dari mengemis. Namun Huda mengaku belum dapat memastikan sejak kapan Sri mengumpulkan uang puluhan juta rupiah tersebut.

    Dia juga menegaskan, nantinya seluruh uang dan barang yang ditemukan ada pada Sri akan dikembalikan. Pihak Dinas Sosial tidak diperkenankan mengambil barang-barang tersebut.

    “Setelah nanti yang bersangkutan ditemukan keluarganya, dijemput dan meninggalkan panti, maka uang dan barang akan dikembalikan. Kalau ada petugas yang mengambil, sanksinya tegas, bisa dipecat,” ucap Huda kepada Validnews.

    Mifta menambahkan, temuan adanya pengemis memiliki uang dalam jumlah besar tidak kali ini saja terjadi. Menruutnya, banyak pengemis yang sebenarnya memang memiliki banyak uang dari profesi tersebut. Karena itu dia pun menghimbau agar masyarakat tidak memberikan uang jika bertemu dengan pengemis. (Jenda Munthe)